[CHAPTER 10] Be My Girl!

                     One step closer to you…


Prev : https://sweetyoomine.wordpress.com/2016/07/09/chapter-9-be-my-girl/

“KAU tidak ada acara malam ini?” kata Kyuhyun sesaat setelah ia memasuki ruang tamu apartment Aerin. Seperti biasa, ketika malam minggu tiba, Kyuhyun akan mengunjungi gadis itu untuk makan malam dan menonton drama bersama. “Ini hanya perasaanku saja atau kau memang tak pernah punya acara di hari Sabtu? Tidak ada yang mengajakmu berkencan, hm?”

Aerin memutar bola matanya jengah ketika menangkap nada sarkasme lelaki itu. “Kalaupun ada, aku tak mau,” jawabnya enteng dan sukses membuat Kyuhyun melotot kaget.

“Ada yang mengajakmu berkencan? Siapa? Kenapa kau menolaknya? Ha, pasti ia tidak cukup tampan, bukan? Atau kau sudah menyukai orang lain?” cerocosnya sedikit gugup. Sejujurnya dari berbagai pertanyaan yang diajukannya, Kyuhyun hanya ingin mendengar jawaban dari poin terakhir. Bagaimana kalau ternyata selama ini Kim Aerin sudah menyukai lelaki lain?

Hah, sejak kapan Cho Kyuhyun menjadi pesimis seperti ini? Cho Kyuhyun yang dikenal oleh para hyungnya adalah orang yang optimis dan ambisius. Ia akan berusaha mendapatkan apapun yang dia mau. Tetapi mengapa dalam masalah seperti ini ia mendadak ragu? Ck, Kim Aerin adalah satu-satunya gadis yang bisa membuat dunia Kyuhyun berputar seratus delapan puluh derajat.

“Kau ini sedang mewawancaraiku atau bagaimana?” jawab Aerin kesal. Enak saja, lelaki ini meremehkannya! Dikiranya dia gadis yang tidak laku apa? Begini-begini sudah ada beberapa orang yang ditolak Aerin saat mereka mengajaknya berkencan. “Bicara lagi atau tak akan ada jatah makan untukmu, Kyuhyun-ssi,” tambahnya sadis.

Kyuhyun mendengus keras tanda menyerah. Ia memutuskan untuk berjalan ke arah meja makan dan menunggu Aerin menyajikan masakannya dengan sabar.

Beberapa menit kemudian, gadis itu datang menghampiri Kyuhyun sembari membawa nampan yang berisi dua piring steak lezat. Melihat itu, mata Kyuhyun langsung berbinar. “Whoa, steak! Mewah sekali menu makan malam kita hari ini. Dalam rangka apa?” tanyanya antusias.

Aerin terkekeh melihat kelakuan laki-laki di hadapannya, persis seperti anak kecil yang baru saja menerima hadiah. “Ucapan selamat atas berlangsungnya drama musikalmu,” ujarnya sambil tersenyum kecil. “Cha, ayo kita makan!”

***

Setelah menghabiskan makan malam, Kyuhyun dan Aerin memutuskan untuk bersantai di depan televisi sembari menyantap camilan. Keduanya memutuskan untuk tidak menonton film maupun drama di hari Sabtu kali ini, karena Aerin belum mendapatkan judul baru yang menarik.

“Running Man sajalah,” rengek Aerin ketika Kyuhyun memindah channel televisi ke acara musik. “Lagipula kau tidak bosan setiap hari mendengarkan musik?”

“Tentu saja tidak, aku suka musik,” jawab Kyuhyun. Ia memilih untuk mengalah dan mengembalikan channel ke acara variety show yang terkenal itu. Bersyukurlah Kim Aerin. Ia adalah satu-satunya makhluk di dunia ini yang bisa membuat seorang Cho Kyuhyun mengalah untuk sesuatu.

“Kyuhyun-ssi, kenapa kau suka menyanyi?” tanya Aerin penasaran.

Kyuhyun berhenti mengunyah Pringels-nya, lalu menatap gadis itu sambil tersenyum. “Hanya suka saja. Menyanyi itu hobiku sejak kecil, dan aku sama sekali tak menyangka jika akan menjadi seorang penyanyi seperti sekarang ini. Rasanya bahagia ketika tahu bahwa banyak orang menyukaiku ketika aku sedang bernyanyi.”

“Kalau begitu bernyanyilah untukku,” sahut Aerin antusias.

Kyuhyun melotot kaget. “Tidak mau. Untuk apa?” tukasnya spontan. Tiba-tiba ia merasa gugup ketika melihat wajah berbinar gadis itu. Ini gila. Dia seorang penyanyi, sudah melakukan konser di depan banyak orang, tetapi dia justru gugup ketika gadis ini menyuruhnya bernyanyi?

“Ayolah,” gadis itu terus merengek, dan bahkan memasang puppy face yang membuat tawa Kyuhyun ingin meledak. “Sepenggal saja, hm?”

“Baiklah, baiklah, tapi jangan tunjukkan puppy face-mu itu lagi, Aerin-ssi. Menggelikan,” ujar Kyuhyun sambil tertawa kemudian mendapat hadiah pukulan kecil di lengan kirinya.

Kyuhyun berpikir sejenak sebelum akhirnya menarik napas dalam dan mulai bernyanyi.

It’s a beautiful life

Nan neoui gyeote isseulge

It’s a beautiful life

Neoui dwie seo isseulge

Beautiful love

Haneurarae neowa issdamyeon

Sumswineun geosmaneurodo joha

It’s a beautiful life

Beautiful day

Neoui gieogeseo naega saltende

Beautiful life, beautiful day

Nae gyeoteseo meomulleojwo

Beautiful my love

Beautiful your heart

It’s a beautiful life

It’s a beautiful life

Hening sejenak sebelum terdengar tepukan tangan yang cukup keras. “Kau memilih lagu yang bagus, Kyuhyun-ssi,” ujarnya sambil tersenyum. “Dan, eum, aku suka suaramu,” tambahnya lagi dengan lirih, namun masih dapat didengar oleh Kyuhyun.

Cho Kyuhyun tak tahu kenapa, tapi hatinya langsung terasa ringan mendengar gadis itu memujinya. Padahal ia sudah banyak menerima kalimat semacam itu dari para fans dan seniornya. Tetapi kali ini berbeda.

Sesungguhnya Kyuhyun memilih lagu itu memang khusus ditujukan untuk  Aerin.

Sejak kehadiran gadis itu, dunia Kyuhyun menjadi lebih berwarna dan lebih indah.

Dan ketika dia mengatakan bahwa ia akan selalu berada di samping gadis itu, melindunginya, Kyuhyun benar-benar akan melakukannya.

Kyuhyun ingin gadis itu tahu bahwa ia sangat menyukainya.

Tidak. Dia mencintai Kim Aerin.

Ia ingin mengatakan semua itu, tetapi bibirnya kelu. Ia takut jika gadis itu tahu perasaannya, hubungan dekat mereka yang sudah terjalin ini akan menjadi canggung.

“Kyuhyun-ssi? Kau melamun?” suara Aerin sukses membuyarkan lamunan Kyuhyun.

“Oh? Tidak, ada apa?”

“Aku tadi bertanya, apakah ada hal lain yang kausukai selain bernyanyi?”

“Ada.” Aku menyukaimu.

Aerin sedikit tertegun ketika mendengar suara Kyuhyun yang dirasanya sedikit… berbeda?

Iris coklat hazel milik lelaki itu kini menatapnya tajam. Tatapan Kyuhyun seolah membuat Aerin terpaku, dan tenggelam di dalamnyaUntuk kesekian kalinya, Aerin menyadari bahwa ia tidak bisa mengalihkan pandangan.

Gadis itu mengernyit ketika menangkap ada sesuatu yang aneh pada pancaran mata Kyuhyun. Sebuah… keraguan? Putus asa?

“Kyuhyun-ssi, apa yangㅡ”

Belum sempat Aerin menyelesaikan kalimatnya, bibir Kyuhyun sudah membungkamnya. Hanya menempel, tidak bergerak, tetapi sukses membuat kupu-kupu berterbangan di perut Aerin.

Beberapa saat kemudian, Kyuhyun melepaskan ciumannya. Ia menggaruk kepalanya kasar, merasa bodoh karena tidak bisa mengendalikan diri. Sialan, apa yang harus dilakukannya setelah ini? Pasti gadis itu berpikiran yang tidak-tidak tentangnya.

Bodoh, Cho Kyuhyun, rutuknya dalam hati.

“A-aku harus pergi,” ujarnya gugup dan langsung bangkit berdiri. “Se-selamat malam.”

Sepeninggal Kyuhyun, Aerin masih duduk terpaku. Otaknya masih syok dengan apa yang baru saja terjadi, jantungnya masih berdegup kencang seolah hendak meloncat keluar.

Kyuhyun menciumnya.

Cho Kyuhyun menciumnya.

Kim Aerin tak tahu apakah malam ini dia bisa tidur nyenyak atau tidak.
ㅡtbc


Note: HAIIII masih adakah yang menunggu ff ini? Duh blog ini sudah berdebu sekali yaaa.

btw, Selamat berpuasa😊

Advertisements

8 thoughts on “[CHAPTER 10] Be My Girl!

  1. Sudah lama sampai lupa sama alur ceritanya. Tapi makasih sudah dilanjutkan moga aja sampai ending. Ditunggu lanjutanya keep writing and fighting

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s